Pada usia enam bulan, si kecil mulai mengenal makanan pendamping ASI seperti buah, bubur, dan nasi tim. Seiring bertambahnya usia, mereka akan beralih ke makanan yang lebih padat. Pada titik ini, orang tua harus memperhatikan pilihan makanan anak dan mengajarkan anak kebiasaan makan yang baik. Ini karena pola makan yang sehat tentu akan menguntungkan anak. Tanda-tanda kurang baik, seperti anak-anak yang suka makan satu atau dua jenis makanan saja, tidak suka sayuran, atau mengemut makanan terlalu lama di dalam mulutnya, dapat diatasi segera agar tidak berlanjut.
Orangtua mungkin tidak suka memilih makanan untuk anak-anak karena mereka khawatir mereka tidak memenuhi kebutuhan nutrisi anak dengan cukup. Pilih-pilih makanan juga membawa risiko lain, seperti penyakit, berat badan yang rendah, pertumbuhan yang lambat dibandingkan anak lain yang se-usia, dan penampilan yang kurang ceria.
Untuk anak-anak yang suka memilih makanan, berikut beberapa saran:
Dalam waktu 2-4 hari, kenalkan anak dengan beberapa jenis makanan. Misalnya, jika Anda ingin mengenalkan bubur, buah, dan biskuit sebagai bagian dari menu hariannya, tetapkan jadwal dan menu yang konsisten untuk setiap hari. Selain memperkenalkan anak dengan makanan, ini juga dapat membantu menentukan apakah anak memiliki alergi atau tidak terhadap makanan tertentu.
Agar anak tidak jenuh, lanjutkan dengan jenis makanan lain dengan sajian yang menarik jika langkah pertama berhasil. Sangat memerlukan kesabaran dari orang tua untuk mengenalkan jenis makanan tertentu kepada anak mereka. Jika anak tidak ingin mencoba makanan, ibu dapat memberi contoh dengan mengonsumsi makanan tersebut, membuatnya tertarik dan ingin mencobanya juga.
Orangtua dapat membantu anak usia batita memilih makanan apa yang mereka suka. Untuk meningkatkan semangat anak saat makan, libatkan mereka dari persiapan hingga proses memasak.
Solusi untuk anak-anak yang tidak menyukai sayuran dan beberapa jenis buah-buahan adalah mencampurkannya ke makanan yang mereka suka, seperti pudding buah dan sayuran yang dihaluskan, nugget sayuran, dan sebagainya.
Anak-anak harus diizinkan makan sendiri dengan tangan atau dengan sendok, dan jangan marahi mereka jika makanan mereka berserakan. Untuk mengantisipasi makanan berserakan, berikan porsi makan yang lebih besar. Pujian anak setelah mereka memakan seluruh makanannya.
Semoga saran ini bermanfaat.