Antara usia 5 dan 14 tahun, cacingan adalah penyakit yang paling umum. Penyakit ini memiliki berbagai gejala, mulai dari yang paling ringan hingga yang paling parah. Anak-anak yang menderita penyakit cacingan ini biasanya mengalami kekurangan nutrisi atau anemia, serta gangguan yang dapat menyebabkan penurunan kecerdasan.
Gejala Cacingan pada Anak
Jika anaknya menunjukkan gejala cacingan, orang tua harus memperhatikan hal-hal berikut:
Walau tidak ada banyak aktivitas, anak-anak tampak letih dan lesu. Mereka juga mudah mengantuk.
tubuhnya tidak sehat meskipun porsi makan yang dikonsumsinya melebihi jumlah yang wajar untuk anak seusianya.
Jika Anda mengalami garukan di anus saat tidur, Anda mungkin mengetahui bahwa cacing kremi sedang bekerja saat tidur.
Mengalami penurunan produktivitas karena anemia, kekurangan darah, dan kekurangan gizi dapat disebabkan oleh kekurangan protein dalam tubuh.
Infeksi usus dapat menyebabkan status gizi dan daya tahan tubuh anak menurun, dan jika tidak ditangani dengan segera, infeksi penyakit lain dapat dengan mudah masuk ke dalam tubuh anak.
Cara Penularan dan Penyebarannya
Cacing masuk ke tubuh manusia melalui mulut atau kulit. Selain itu, mereka memasuki makanan dan minuman yang dimasak melalui air yang tercemar telur cacing. Selama air yang tercemar digunakan untuk menyirami tanaman, cacing akan menempel pada debu dan angin dan menempel pada makanan yang tidak ditutup. Ini sering terjadi pada makanan dan minuman yang dijajakan di pinggir jalan. Setelah masuk ke dalam tubuh, mereka akan berkembang biak dan menyerap nutrisi yang ada di dalamnya.
Prevensi Cacingan Pada Anak
Salah satu cara untuk mencegah anak terkena penyakit cacingan adalah dengan mengikuti gaya hidup sehat. Penyakit cacingan dapat dihilangkan sepenuhnya dengan pemberian obat cacing secara teratur setiap enam bulan sekali.
Beberapa saran untuk mencegah hal ini termasuk:
Jika anak menginjak tanah atau bermain di luar rumah, pastikan mereka memakai alas kaki.
Jangan lupa mencuci tangan sebelum makan.
Gunting kuku secara teratur dan jangan buang air besar secara sembarangan.
Hindari memakan makanan mentah atau setengah matang, terutama sayuran dan daging, dan cuci sayuran dengan baik sebelum diolah.