Sebuah pepatah mengatakan bahwa wanita adalah pilar negara. Sebenarnya, kalimat seperti itu tidak berlebihan. Karena wanita adalah makhluk yang melahirkan dan menjaga jenis kelamin. Wanita tidak dapat memiliki keturunan tanpa kehadiran pria, tetapi wanita berperan penting dalam proses reproduksi hingga terlahir seorang bayi dan berkembang menjadi anak yang lebih besar. Untuk alasan ini, kesehatan Ibu, Bayi, dan Anak memerlukan perhatian tambahan.
Negara memberikan jaminan kesehatan penuh untuk ibu dan anak. Saat ini, ada jaminan kesehatan bagi ibu di Indonesia mulai dari persiapan pernikahan melalui imunisasi, hingga mengandung, melahirkan, dan merawat bayi yang belum dilahirkan. Pemerintah juga sangat memperhatikan gizi dan kesehatan anak. Untuk ibu hamil, ada program pemeriksaan kandungan rutin, program melahirkan gratis bagi keluarga miskin, dan program imunisasi dan posyandu. Bahkan gratis untuk melahirkan melalui jaminan persalinan, semua sangat terjangkau. Hal ini menunjukkan bahwa negara memperhatikan kesehatan ibu dan anak.
bahwa kesehatan ibu sangat memengaruhi kesehatan bayi yang dilahirkan dan tingkat perkembangan bayi menjadi anak. Apabila seorang ibu memiliki kondisi kesehatan yang buruk, misalnya gizi buruk, di mana asupan gizi yang tidak cukup untuk ibu hamil dan menyusui akan berdampak pada mal nutrisi pada bayi yang dikandung dan menurunkan kualitas air susu. Meskipun asupan ibu akan dikonsumsi janin melalui plasenta dan oleh bayi yang minum ASI. Jadi, kekurangan gizi dari ibu akan menyebabkan anak berkembang kurang sesuai. Kesehatan ibu sangat penting untuk perkembangan dan pertumbuhan anak, bahkan setelah anak disapih. Ibu yang sehat mampu memberikan pendidikan dan kesejahteraan bagi anak-anaknya, baik melalui aktivitas rumah tangga maupun ekonomi. pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak.