Menanamkan nilai-nilai agama seharusnya dimulai dari usia dini. Karena itu, ini akan membantu anak-anak menjadi orang yang berbudi luhur ketika mereka dewasa. Berpuasa adalah salah satu tanggung jawab yang harus diajarkan kepada orang tua selama bulan Ramadan. Orangtua tidak perlu khawatir memberikan hadiah untuk membuat anak mereka berpuasa, menurut psikolog Oriza Sativa. Salah satu motivasi ekstrinsik yang efektif bagi anak-anak adalah pemberian hadiah.
Namun, agar anak tidak terbiasa berpuasa untuk mengharapkan imbalan, orangtua harus menumbuhkan keinginan intrinsik anak. Oriza berkata, "Orangtua harus bisa mengembangkan motivasi intrinsik melalui pemahaman-pemahaman agama sejalan dengan memberikan reward."
Pemahaman agama inilah yang diharapkan mendorong anak untuk
beribadah sesuai keinginan dan kesadaran sendiri. Pemahaman agama juga
menimbulkan perasaan bersalah ketika anak melewatkan kewajiban
beribadah.
“Misalnya, dengan memberikan pengertian ‘puasa itu penting supaya
kamu bisa merasakan penderitaan orang-orang yang kelaparan,” jelasnya
lagi.