Salah satu banyak keuntungan tidur di ranjang dengan bayi adalah meningkatkan attachment parenting (AP) antara orangtua dan anaknya. Tidak diragukan lagi, keamanan tidur seranjang dimiliki oleh ibu. Menurut dr Hadining, SpA, ini berbeda dengan suami atau anak-anak (seperti kakak), sehingga tidak disarankan untuk tidur bersama bayi. Tidur di ranjang lebih baik daripada tidur sekamar karena orang tua dapat lebih dekat dengan anaknya. Menurutnya, tidak ada hal yang buruk tentang tidur di ranjang dengan bayi.
Berikut beberapa manfaat tidur seranjang dengan bayi:
* Saling membangun hubungan.
Ibu dan anak dapat menjalin hubungan yang unik. Saat ibu dan bayi tidur berdampingan, mereka selaras. Hidung ibu dan bayi berhadapan karena posisi mereka berhadapan. Bayi akan merasakan nafas lembut ibu. Bayi dapat menjadi lebih teratur dan baik dengan embusan nafas ibu.
Bayi yang tidur dekat dengan ibunya juga dapat merasakan tubuh dan hangat ibunya dengan lebih baik. Tidak hanya membuat bayi lebih tenang, tetapi juga menurunkan stres mereka.
* Bayi lebih tenang dan lelap saat tidur.
Bayi lebih tenang dan lelap ketika dia tidur bersama ibunya. Kualitas tidur yang lebih baik ini akan memengaruhi perkembangan bayi di masa depan. Studi menunjukkan bahwa sel-sel tubuh manusia, termasuk sel otot, hati, ginjal, tulang sumsum, dan sel otak, mengalami pemulihan selama tidur. Produksi hormon juga meningkat. Ini semua sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas kerja otak.
* Kualitas dan jumlah tidur ibu meningkat.
Saat bayinya terbangun di tengah malam, ibu dapat segera menenangkan diri atau menyusuinya dengan tidur seranjang. Ibu biasanya langsung tertidur kembali dan keduanya dapat mengatur siklus tidurnya satu sama lain. Kondisi ini jelas bermanfaat karena dapat meningkatkan kualitas tidur ibu dan jumlah tidurnya.
Ibu biasanya tidak akan tidur dengan cara yang mengganggu atau membahayakan bayinya karena mereka sangat peduli dengannya. Selain itu, hormon-hormon yang dihasilkan oleh bayi menyusui memberikan efek rileks yang diperlukan ibu untuk tidur kembali.
* Menyusui menjadi lebih mudah.
Bayi akan lebih mudah menyusu pada ibunya jika berada di dekatnya. Bayi yang menyusu pada malam hari juga membantu ibu menghindari sakit payudara. Mastitis, infeksi saluran ASI, dapat menyebabkan beberapa gejala ini. Untuk orang tua yang bekerja, tidur bersama bayi juga bermanfaat karena dapat membantu mereka kembali tenang setelah siang tidak bertemu dengan bayinya.
* Memfasilitasi pertumbuhan bayi.
Bayi yang diletakkan di seranjang dapat tidur dengan lebih tenang dan lebih pulas. Bayi berkembang biak dengan cepat saat tidur. Bayi juga dapat menyusu selama waktu yang lebih lama. Pengisapan tambahan ini menghasilkan lebih banyak ASI belakang, yang biasanya keluar setelah lima belas menit menyusui. Mengandung banyak lemak, hindmilk merangsang produksi susu ASI.
* Membangun kepercayaan antara bayi dan orang tua
Bayi yang tidur di ranjang memiliki keyakinan bahwa ada ibu di sisinya yang selalu siap memenuhi keinginan mereka dengan cepat. Hal ini jelas bermanfaat bagi bayi karena membangun kepercayaan diri, atau self-esteem, yang membentuk kepribadian mereka di masa depan.