Cara apa yang harus dilakukan jika si kecil masih bayi tetapi sudah pilek? Flu adalah penyakit virus yang menyerang saluran napas atas, yaitu hidung dan tenggorokan. Penyakit ini mudah menular dan dapat menyebar melalui udara, tetapi Anda dapat mencegahnya dengan memakai masker saat mengendong atau berdekatan dengan bayi, termasuk saat menyusuinya. Aturan yang sama berlaku untuk ayah dan semua orang yang berhubungan dengannya.
Namun, jika Anda telah terlanjur tertular dan mengalami gejala seperti kelelahan, demam yang lebih tinggi dari 38 derajat Celcius, batuk-batuk, dan rewel karena nyeri di seluruh tubuh dan kepala, berikut adalah beberapa saran yang dapat Anda gunakan:
Untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya, berikan banyak istirahat.
Tetap susui anak Anda. ASI membantu mengurangi kehilangan cairan yang mungkin terjadi karena demam.
Observasi suhu tubuhnya. setiap tiga hingga empat jam sekali. Untuk menentukan apakah penurun panas diperlukan atau tidak.
Perhatikan bahwa kamar bayi memiliki sirkulasi udara yang baik. Penyakitnya akan menjadi lebih buruk di tempat yang pengap.
Sebenarnya
penyakit flu akan sembuh sendiri tanpa pemberian obat-obatan, bila si
kecil ditangani dengan baik ia akan sembuh dalam 4-5 hari. Namun bisa
jadi selama rentang waktu tersebut bisa saja si kecil rewel karena
hidungnya penuh lendir. Untuk itu ada beberapa tips yang perlu diperhatikan dalam pengeluaran lendir:
Untuk menyedot lendir bayi, gunakan pipet khusus. Pastikan untuk mematuhi prosedurnya.
Balsem oles dapat menyebabkan iritasi pada kulit, jadi jangan oleskannya pada baju depan dan dada bayi.
Obat tetes hidung yang hanya terdiri dari garam Bayi lebih mudah menelan lendir karena obat ini mengencerkannya. Ini juga merangsang bersin, membuat lendir keluar lebih mudah.
Jika terlalu banyak lendir, segera bawa anak anda ke dokter anak anda karena lendir akan dihisap oleh alat yang disebut suction.
Anda tidak boleh menyedot lendir dihidung bayi dengan mulut karena dapat menyebabkan dia tertular penyakit jika Anda sakit.
Jangan tutup kepala bayi dengan bantal. Bayi memiliki otot leher yang relatif lemah, dan tumpukan bantal yang pendek hanya akan membuat lehernya menekuk, membuatnya sulit bernafas.