.
Ternyata usia bukan satu-satunya faktor yang menentukan kedewasaan. Tidak jarang beberapa orang yang sudah "matang" masih belum menunjukkan tanda-tanda kedewasaan. Apa yang dimiliki orang yang belum dewasa? Lihat jawabannya di bagian berikut.
Ciri-ciri individu yang belum dewasa
Melalui sikap dan perilaku yang ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari, Anda dapat mengenali karakteristik orang yang belum dewasa. Ini adalah contohnya.
1. Tanpa tanggung jawab
Mungkin sulit untuk mengakui bahwa Anda melakukan kesalahan setelah melakukan perbuatan fatal. Namun demikian, inilah keterampilan yang seharusnya dimiliki oleh orang dewasa. Mengakui kesalahan membantu Anda bertanggung jawab atas pilihan Anda dan menunjukkan bahwa tidak mudah untuk menyalahkan orang lain atas kesalahan yang Anda lakukan.
Anda tidak akan dihargai dan dipercaya oleh orang lain jika Anda meninggalkan tanggung jawab.
2. Tidak berempati dengan orang lain
Kedewasaan dapat diukur dari seberapa peduli Anda terhadap orang lain dan pada diri sendiri. Kemampuan untuk berempati adalah namanya. Orang yang memiliki empati tahu bahwa apa pun yang mereka lakukan akan berdampak besar pada tindakan orang lain, baik itu perilaku baik atau buruk. Sebenarnya, sangat mudah untuk mengetahui apakah seseorang benar-benar mengalami empati. Orang-orang yang sangat empati biasanya ingin mendengarkan tanpa mengkritik orang lain.
3. Tidak jujur secara pribadi
Ketidakmampuan untuk mengendalikan emosi dan perilaku sendiri adalah salah satu ciri-ciri orang yang belum dewasa. Karena perasaan dan kalimat yang ia ucapkan sebenarnya saling bertentangan, apa pun yang keluar dari mulutnya hanyalah omong kosong. Namun, orang-orang yang belum dewasa secara emosional tetap akan mencari kesalahan dan tidak mengakuinya. Seringkali, mereka mencari kesempurnaan, yang mungkin sangat sulit untuk dicapai. Akibatnya, mereka hanya menyiksa diri sendiri dengan tujuan tertentu.
4. Mudah untuk membalas dendam
Baik itu kesalahan kecil atau besar, setiap orang pasti pernah membuat kesalahan. Apakah kesalahan tersebut masih diulang-ulang hingga saat ini?
Jika itu benar, itu menunjukkan bahwa individu tersebut belum mencapai dewasa emosional. Mereka sering menyimpan dendam dalam waktu yang lama atas kesalahan kecil. Dalam kebanyakan kasus, seseorang menyimpan dendam karena sulit untuk berbicara langsung. Ini mungkin karena gengsi atau keyakinan yang berlebihan. Mayo Clinic mengatakan bahwa menyimpan dendam dapat menyebabkan Anda selalu cemas, sulit menjalin hubungan dengan orang baru, dan tentu saja mengganggu kesehatan mental Anda.
5. Membuat keputusan secara mandiri tanpa memperhatikan orang lain
Tidak ada satu pun orang yang benar-benar sempurna, apalagi tanpa kesalahan. Oleh karena itu, Anda masih membutuhkan orang lain untuk memberikan pendapat mereka tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah Anda. Itu berlaku untuk kelompok besar atau kecil. Sudah seharusnya ada musyawarah untuk pengambilan keputusan dalam menyelesaikan suatu masalah.
Orang-orang yang belum dewasa juga mungkin mengalami hal yang sama, terutama saat mereka menerima kritikan. Orang yang sudah dewasa akan lebih mudah menerima kritik. Sifat anak-anak, di sisi lain, akan meningkatkan kemungkinan Anda menganggap kritik sebagai serangan pribadi.
6. Selalu mengingat kesalahan yang telah dilakukan sebelumnya
Anda tidak seharusnya menghukum diri sendiri atas kesalahan yang telah Anda lakukan sebelumnya. Sebaliknya, Anda harus tetap kuat pada diri sendiri dan belajar untuk menghilangkan rasa bersalah dan penyesalan. Salah satu cara untuk menjadi dewasa adalah dengan bertindak sebaik mungkin sambil tetap mempertimbangkan diri sendiri. Jadi, paling tidak, Anda sudah belajar dari kesalahan Anda dan mencoba untuk tidak mengulanginya lagi.
7. Tidak dapat mengendalikan ketakutan dan kecemasan
Tidak ada yang bisa Anda lakukan jika Anda tidak pernah merasa takut atau cemas sebelumnya. Bagaimana Anda menangani keduanya bisa menjadi tanda kedewasaan. Menjadi dewasa secara emosional berarti menyadari ada sesuatu yang salah yang menyebabkan rasa takut dan kecemasan.
Dalam situasi seperti itu, yakinlah bahwa Anda dapat melewatinya. Ingatlah bahwa kecemasan dan ketakutan adalah fase kehidupan yang harus dilewati. Sangat penting untuk memahami karakteristik orang yang belum dewasa karena ini memungkinkan Anda untuk segera mengubah sikap yang mungkin merugikan diri sendiri dan orang lain.
Hasil
Orang dewasa seharusnya mampu mengambil tanggung jawab, merasa seperti orang lain, dan tidak mudah bersalah. Sifat tersebut mungkin menunjukkan bahwa Anda belum dewasa.
Seseorang yang sudah dewasa juga harus jujur pada diri mereka sendiri. Mereka tidak akan mengejar kesempurnaan yang hampir tidak mungkin.
Anda seharusnya lebih terbuka pada saran setelah Anda secara emosional dewasa. Bukannya mengungkit masa lalu terus-menerus, Anda seharusnya sudah mulai berdamai dengannya.